Tentang Kalkulator Diskon
Discount Calculator adalah alat bantu digital untuk menghitung nilai potongan harga dan harga akhir barang secara transparan, akurat, dan seketika. Alat ini dirancang untuk pembeli daring, pemilik toko, kasir, dan pelaku UMKM guna memverifikasi promosi diskon tunggal, diskon nominal, maupun potongan harga bertingkat tanpa risiko kekeliruan aritmatika.
Panduan Cara Menghitung Diskon
Cara Menghitung Diskon Persentase (%)
- Masukkan harga awal barang sebelum dikenai potongan.
- Pilih jenis diskon Persentase (%).
- Masukkan persentase diskon yang berlaku (misal: 20%).
- Sistem secara otomatis menampilkan nilai potongan dan harga akhir yang harus dibayar.
Cara Menghitung Diskon Nominal (Rp)
- Masukkan harga awal barang.
- Pilih jenis diskon Nominal (Rp).
- Masukkan nilai potongan harga langsung (misal: Rp50.000).
- Periksa harga akhir setelah dikurangi potongan nominal.
Rumus Perhitungan Diskon
Rumus Diskon Persentase
Potongan = Harga Awal × (Diskon % ÷ 100)
Harga Akhir = Harga Awal - Potongan
Pengurangan proporsional dari harga dasar produk.
Rumus Diskon Nominal
Harga Akhir = Harga Awal - Nominal Potongan
Pengurangan langsung sebesar voucher uang tunai.
Rumus Diskon Bertingkat
Harga 1 = Harga Awal × (1 - Diskon 1 %)
Harga Akhir = Harga 1 × (1 - Diskon 2 %)
Dihitung secara bertahap dari harga sisa sebelumnya.
Rumus Perhitungan Mundur
Harga Awal = Harga Akhir ÷ (1 - Diskon %)
Menemukan harga label asli sebelum promo diskon.
Contoh Perhitungan Riil
Contoh 1: Diskon 20%
Harga Awal: Rp500.000
Diskon: 20%
Nilai Potongan: Rp100.000
Harga Akhir: Rp400.000
Contoh 2: Diskon Nominal
Harga Awal: Rp500.000
Diskon Nominal: Rp50.000
Nilai Potongan: Rp50.000
Harga Akhir: Rp450.000
Contoh 3: Diskon Bertingkat (20% + 10%)
Harga Awal: Rp1.000.000
Tahap 1 (20%): Potongan Rp200.000 → Sisa Rp800.000
Tahap 2 (10%): Potongan Rp80.000 → Akhir Rp720.000
Total Hemat: Rp280.000 (28%, bukan 30%)
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Kalkulator Diskon?
Kalkulator Diskon adalah alat untuk menghitung nilai potongan harga dan harga akhir barang setelah penerapan diskon persentase, nominal, maupun diskon bertingkat secara otomatis.
Apakah bisa menghitung diskon persen?
Ya, masukkan harga awal dan persentase diskon yang tertera pada produk untuk melihat nominal hemat dan harga akhir bersih.
Apakah bisa menghitung diskon nominal?
Ya, pilih jenis diskon nominal dan masukkan potongan langsung dalam rupiah atau mata uang lainnya.
Bagaimana cara menghitung diskon 20%?
Kalikan harga awal dengan 20% (0,20) untuk mendapatkan nilai potongan harga, kemudian kurangkan dari harga awal. Contoh: Rp500.000 x 20% = Rp100.000. Harga akhir adalah Rp400.000.
Apakah diskon 20% + 10% sama dengan 30%?
Tidak. Pada diskon bertingkat, diskon kedua (10%) dihitung dari sisa harga setelah diskon pertama, bukan dari harga awal. Dari Rp1.000.000 diskon 20% menjadi Rp800.000, lalu diskon 10% dari Rp800.000 adalah Rp80.000. Harga akhir adalah Rp720.000 (total diskon efektif 28%, bukan 30%).
Apakah Kalkulator Diskon gratis?
Ya, Kalkulator Diskon di AppLayer.id dapat digunakan secara bebas tanpa biaya dan tanpa perlu mendaftar akun.
Tools terkait lainnya
Buat barcode berbagai format secara cepat untuk produk.
Pindai barcode langsung di peramban dengan kamera.
Buat kode QR khusus tautan situs, WiFi, dan teks.